TAREKAT SEBAGAI LEMBAGA BIMBINGAN DAN PENYULUHAN KESUFIAN MASSAL

  • Mohammad Rozi Indrafuddin IAIN Ponorogo

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) bertujuan untuk memaparkan bagaimana Tarekat sebagai salah satu bidang kajian studi Islam yang memusatkan perhatian pada pemberian aspek rohani manusia yang dapat menimbulkan ghirah akhlak mulia. Pembersihan aspek rohani atau batin dikenal sebagai dimensi esoterik pada diri manusia. Hal ini berbeda dengan aspek Fikih, khususnya pada permasalahan Taharah (kesucian) yang pada intinya memusatkan perhatian pada pembersihan aspek jasmani atau lahiriah, selanjutnya disebut faktor eksoterik. Antara kedua aspek ini dibutuhkan dimensi-dimensi penyucian yang pada akhirnya bermuara pada kesucian lahir dan batin. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan menelaah dan mengeksploitasi beberapa buku-buku, internet dan sumber-sumber lain yang relevan. Data penelitian diolah dengan analitis deskriptif dengan pola pikir induktif. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa pecapaian seseorang melalui Tarekat akan mampu mengetahui tentang tata cara melakukan pembersihan diri serta mengamalkannya secara benar. Dari pengetahuan ini diharapkan akan mampu menjadi seorang yang mampu mengendalikan diri saat berinteraksi dengan orang lain. Atau pada saat melakukan berbagai aktivitas dunia yang menuntut kejujuran, keikhlasan, tanggung jawab, kepercayaan dan sebagainya. Tarekat diharapkan dapat mengatasi berbagai penyimpangan moral yang mengambil bentuk seperti manipulasi, korupsi, kolusi, penyalagunaan kekuasaan dan kesempatan penindasan.


 


Kata kunci: Tarekat, Faktor Esoterik, Faktor Eksoterik

References

Abdullah, Taufik et.al. (ed) Ensiklopedi Tematis Dunia Islam II, Jakarta: Penerbit lehtiar van Hoevoe, 2001.
Al-Hasyimi Bek, al-Sayyid Ahmad. Mukhtar al-Ahadith al-Nabawiyah wa al-Hikam al-Muhammadiyah, Kairo:Matbaah Hijazi, 1984.
Al-Qarni, Abd al-Hafidz Farghaly ‘Ali. Al-Tasawuf wa al-Hayat al-‘Asriya, Kairo: al-Maktabah al-Asriyah li-Tibaah wa al-Nashr, 1984.
Aqib, Kharisuddin. Al-Hikmah:Memahami Teosofi, Tarekat Qadariyah wa Naqsabandiyah, Surabaya: Dunia Ilmu,2000
Lings, Martin. Syaikh Ahmad al-‘Alawi; Wali Sufi Abad 20 (terj) Abdul Hadi WM., Bandung:Penerbit Mizan,1993
Mahmud, Abd al-Halim. Qadliyah al-Tasawuf : al-Madrasah al-Shadziliyah, Kairo: Dar al-Maarif,tt.
-------------------------, Hal al-Tasawuf , Kairo: Dar al-Maarif,1987.
Mughni, Syafiq A. Dinamika Intelektual Islam Pada Abad Kegelapan, Surabaya: LPAM,2002.
Musa, Muhammad Yusuf. Falsafah al-Akhlaq fi al-Islam, Kairo: Muasasah al-Khamiji, 1963.
Nasr, Seyd Hossein (ed.). Islamic Spituality Manifestations, New York: The Crossroad Publishing Company .
Nata, Abuddin. Metodologi Studi Islam, Jakarta:Rajawali Pers, 2000
Qasim, Abd Hakim Abd Ghani . Al-Madzahib al-Sufiyah wa Mada>risuha>, Kairo: Maktabah Madbouly, 1989.
Schimmel, Annemarie. Dimensi Mistik Dalam Islam (terj) Sapardi Djoko Damono et.al., Jakarta: Pustaka Firdaus, 2000
Shihab, Alwi. Islam Sufistik:”Islam Pertama dan pengaruhnya Hingga Kini di Indonesia (terj) M. Nursammad Kamba, Bandung: Penerbit Mizan, 2001.
Trimingham, J. Spencer. The Sufi Orders in Islam, Oxford: OXFORD University Press, 1973.
Van Bruinessen, Martin. Tarekat Naqsabandiyah di Indonesia, Bandung: Mizan, 1994.
Published
2021-09-16
How to Cite
INDRAFUDDIN, Mohammad Rozi. TAREKAT SEBAGAI LEMBAGA BIMBINGAN DAN PENYULUHAN KESUFIAN MASSAL. Proceeding of Conference on Strengthening Islamic Studies in The Digital Era, [S.l.], v. 1, n. 1, p. 402-417, sep. 2021. ISSN 2808-4675. Available at: <https://prosiding.iainponorogo.ac.id/index.php/ficosis/article/view/46>. Date accessed: 13 june 2024.